Hati-Hati! Begini Bahaya Telat Ganti Popok pada Bayi


Merawat bayi ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Salah menggunakan popok saja bisa berakibat timbulnya masalah pada kulit bayi. Popok Baby Happy menjadi salah satu popok yang banyak dicari ibu-ibu untuk buah hatinya. Meskipun demikian, jika popok ini tidak digunakan sebagaimana mestinya bisa berdampak buruk. Oleh sebab itu, yuk kenali bahaya telat ganti popok bayi di bawah ini.

1. Dermatitis Atopik

Bahaya pertama adalah munculnya dermatitis atopik. Masalah yang satu ini lebih dikenal oleh banyak orang dengan nama eksim susu. Kondisi seperti ini kerap terjadi pada bayi usia di bawah dua tahun dimana gejalanya ditandai dengan bintil kemerahan dan radang pada kulit. Akibatnya, kulit menjadi kering, bersisik, menebal dan kehitaman.

2. Infeksi Saluran Kemih

Bahaya telat ganti popok pada bayi juga bisa menyebabkan infeksi saluran kemih lho. Ini adalah masalah yang paling berbahaya jika tidak segera ditangani. Oleh sebab itu, popok harus sering-sering diganti. Untuk bayi dengan usia baru lahir hingga satu bulan misalnya.

Popok harus diganti setiap 1-2 jam sekali. Sedangkan untuk usia di atasnya bisa diganti 3 jam sekali. Nah, jika bayi buang air besar, maka popok harus segera diganti meskipun baru saja ganti popok yang baru. Tidak hanya mengganti popok saja, namun Anda juga harus membersihkan kelamin bayi dengan benar.

Proses pembersihan dilakukan dari depan ke belakang. Tujuannya adalah agar tidak terjadi penularan bakteri ke tempat lain. Oh iya, banyak ibu juga yang salah menggunakan bedak ketika mengganti popok bayi.

Bedak atau diaper cream hanya boleh digunakan di area lipatan anus atau paha saja. Bedak ini tidak boleh diberikan pada kelamin bayi. Pasalnya, hal ini bisa mengakibatkan bedak menutupi saluran dan bisa menjadi sarang jamur.

3. Iritasi

Popok yang terlalu lama tidak diganti juga bisa mengakibatkan iritasi. Seperti yang diketahui bahwa kulit bayi itu sangatlah sensitif. Ia mudah terluka bahkan hanya karena lembap saja. Tanda-tanda kulit bayi yang mengalami iritasi ini bisa dilihat dengan munculnya ruam merah di sekitar kulit kelamin.

Ruam merah ini juga mengandung air yang apabila pecah bisa berdampak pada efek gatal dan perih pada kulit bayi. Jika sudah demikian, bayi akan merasa sakit dna tidak nyaman dengan keadaan ini. Oleh sebab itu, ibu diharapkan sering mengganti popok bayi.

Bahkan, jika sudah timbul iritasi, sebaiknya hentikan pemakaian popok sekali pakai dan ganti dengan popok kain agar kondisinya lebih baik. Jika kondisinya sudah baik, maka Anda harus rajin mengganti popok dengan teratur.

Dengan rajin mengganti popok bayi, maka anda bisa mencegah munculnya bahaya yang bisa mengancam keselamatan bayi Anda hanya dengan menggunakan popok. Nah, untuk Anda yang mau beli popok Baby Happy, Anda bisa menemukannya dengan mudah di Orami.
Kastolani
Kastolani

Hai, Perkenalkan saya Ikas, seorang Mahasiswa plus blogger yang ingin selalu berbagi kebermanfaatan melalui postingan, so jangan lewatkan setiap postingan saya ya, thanks

Tidak ada komentar:

Posting Komentar